Hal-hal Penting yang Dapat Dipetik
- Standar Global: Rel DIN adalah standar industri universal (IEC 60715) untuk memasang komponen listrik di panel kontrol, memastikan kompatibilitas lintas merek.
- Tipe Utama: Profil yang paling umum adalah TS35 (Top Hat) rel, diikuti oleh TS15 (Miniature) dan TS32 (G-Section) untuk aplikasi spesifik.
- Material Penting: Rel standar terbuat dari baja berlapis seng untuk kekuatan, sementara aluminium menawarkan opsi ringan dan baja tahan karat memberikan ketahanan terhadap korosi.
- Efisiensi: Sistem rel DIN mengurangi waktu pemasangan hingga 50% dibandingkan dengan pemasangan panel, menawarkan organisasi kepadatan tinggi dan fleksibilitas modular.
- Spesifikasi Penting: Pemilihan tergantung pada kapasitas beban, kondisi lingkungan, dan persyaratan kedalaman spesifik (7.5mm vs. 15mm) komponen Anda.
Pendahuluan
Di dunia otomasi industri dan teknik elektro, hanya sedikit komponen yang sama lazimnya namun penting seperti DIN rail. Jika Anda membuka kabinet listrik, panel kontrol, atau kotak distribusi di mana pun di dunia, Anda kemungkinan besar akan menemukan strip logam standar ini berfungsi sebagai tulang punggung struktural sistem.
Tetapi apa sebenarnya rel DIN itu, dan bagaimana strip logam sederhana bisa menjadi standar global untuk memasang peralatan listrik?
Rel DIN adalah rel logam standar yang digunakan untuk memasang pemutus sirkuit, blok terminal, pengontrol logika terprogram (PLC), dan peralatan kontrol industri lainnya di dalam rak peralatan. Dengan menyediakan platform pemasangan universal, ini memungkinkan para insinyur untuk mencampur dan mencocokkan komponen dari berbagai produsen—Siemens, ABB, Schneider, atau VIOX—tanpa mengkhawatirkan kompatibilitas mekanis.
Panduan ini mengeksplorasi spesifikasi teknis, jenis, dan praktik terbaik untuk sistem rel DIN, membantu Anda memilih dan memasang infrastruktur yang tepat untuk proyek listrik Anda.

Apa itu Rel DIN? Definisi dan Asal Usul
Istilah “DIN” adalah akronim untuk Deutsches Institut für Normung (Institut Standardisasi Jerman). Meskipun sekarang menjadi standar global, konsep ini berasal dari Jerman pada akhir tahun 1920-an.
Konteks Historis
Spesifikasi rel DIN pertama dikembangkan pada 1928 oleh RWE (Rheinisch-Westfälisches Elektrizitätswerk) untuk menstandardisasi pemasangan komponen listrik di fasilitas mereka. Sebelum ini, komponen sering dibaut langsung ke pelat belakang panel, proses yang memakan waktu yang membuat pemeliharaan dan penggantian menjadi sulit.
Sistem ini sangat efektif sehingga diadopsi oleh standar Jerman DIN 46277. Pada tahun 1950-an dan 60-an, ketika industrialisasi Eropa melonjak, standar tersebut menyebar ke seluruh benua (menjadi EN 50022) dan akhirnya menjadi standar internasional IEC 60715.
Standar Modern: IEC 60715
Saat ini, pembuatan dan dimensi rel DIN diatur terutama oleh IEC 60715 (Dimensi switchgear dan controlgear tegangan rendah – Pemasangan standar pada rel). Standar ini memastikan bahwa pemutus 35mm yang dibeli di Jepang akan pas dengan sempurna pada rel yang diproduksi di Jerman atau AS.
Jenis Rel DIN dan Spesifikasi
Sementara “rel DIN” sering digunakan sebagai istilah umum, ada beberapa profil berbeda yang dirancang untuk kapasitas beban dan ukuran komponen yang berbeda. Memilih profil yang salah dapat menyebabkan kegagalan mekanis atau masalah pemasangan.
1. Rel Topi (TS35)
The TS35 adalah andalan industri, yang menyumbang sebagian besar instalasi modern. Ini fitur penampang berbentuk topi simetris.
- Standar: IEC 60715 / EN 50022
- Lebar: 35mm
- Kedalaman:
- 7.5mm (TS35x7.5): Kedalaman standar untuk aplikasi umum (blok terminal, pemutus sirkuit miniatur).
- 15mm (TS35x15): Versi “dalam” yang digunakan untuk komponen berat (PLC besar, transformator) yang membutuhkan kekakuan ekstra.
- Penggunaan: Pemutus sirkuit, PLC, soft starter motor, relai.
2. Rel Topi Miniatur (TS15)
The TS15 adalah versi yang lebih kecil dari rel topi, digunakan di mana ruang sangat terbatas.
- Standar: IEC 60715 / EN 50045
- Lebar: 15mm
- Kedalaman: 5.5mm
- Penggunaan: Kotak sambungan, blok terminal kompak, relai miniatur.
3. Rel Bagian-G (TS32)
The TS32 atau “rel-G” memiliki profil berbentuk G asimetris. Itu adalah standar asli sebelum TS35 mengambil alih tetapi masih digunakan untuk aplikasi tugas berat tertentu.
- Standar: EN 50035
- Lebar: 32mm
- Fitur: Bentuk asimetris mencegah komponen dipasang terbalik (perlindungan polaritas). Bibir melengkung menawarkan kekuatan struktural yang tinggi.
- Penggunaan: Kontaktor berat, transformator besar, peralatan lama.
4. Rel Bagian-C
Rel bagian-C berbentuk C dan sering digunakan untuk dukungan fisik daripada menjentikkan komponen elektronik, meskipun beberapa blok terminal dirancang untuk mereka.
- Lebar: 20mm, 30mm, 40mm, 50mm.
- Penggunaan: Penjepit kabel, struktur pendukung fisik, jenis blok terminal tertentu.

Tabel Perbandingan Rel DIN
| Jenis | Penunjukan | Lebar | Kedalaman | Toleransi (IEC 60715) | Standar | Aplikasi Khas |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Topi Atas | TS35x7.5 | 35mm | 7.5mm | Lebar ±0.2mm, Kedalaman ±0.15mm | IEC 60715 | MCB, PLC, Relay (Standar) |
| Topi Tinggi Dalam | TS35x15 | 35mm | 15mm | Lebar ±0.2mm, Kedalaman ±0.2mm | IEC 60715 | Komponen berat, Lingkungan getaran |
| Miniature | TS15 | 15mm | 5.5mm | Lebar ±0.15mm, Kedalaman ±0.1mm | IEC 60715 | Kotak sambungan ringkas, Terminal kecil |
| Bagian-G | TS32 | 32mm | 15mm | Lebar ±0.2mm, Kedalaman ±0.2mm | EN 50035 | Tugas berat, Perangkat sensitif polaritas |
Untuk menyelami lebih dalam pemilihan rel yang tepat untuk kebutuhan spesifik Anda, baca panduan kami tentang Cara Memilih Rel DIN yang Tepat.
Spesifikasi Material dan Manufaktur
Material rel DIN menentukan kekuatan mekanik, ketahanan korosi, dan konduktivitas listrik (untuk pembumian).
1. Baja Karbon Cold Rolled
- Lapisan Akhir: Dilapisi seng dengan pasivasi kromat bening atau kuning.
- Kelebihan: Kekuatan tinggi, biaya rendah, sifat magnetik yang sangat baik.
- Terbaik Untuk: Panel industri umum, lingkungan kering.
2. Aluminium
- Lapisan Akhir: Dianodisasi atau polos.
- Kelebihan: Ringan, mudah dipotong, non-magnetik.
- Terbaik Untuk: Aplikasi transportasi (kereta api, kelautan), enklosur yang sensitif terhadap berat.
3. Baja Tahan Karat (AISI 304/316)
- Lapisan Akhir: Dipoles atau alami.
- Kelebihan: Ketahanan korosi yang unggul.
- Terbaik Untuk: Pabrik kimia, rig minyak lepas pantai, fasilitas pengolahan makanan.
4. Tembaga
- Penggunaan: Terutama digunakan sebagai busbar pembumian (rel PE) daripada untuk dukungan mekanis.
- Kelebihan: Konduktivitas listrik tinggi.
Berlubang vs. Tidak Berlubang
- Berlubang (Beralur): Menampilkan lubang/alur yang sudah dilubangi di sepanjang panjangnya. Lebih mudah dipasang karena tidak diperlukan pengeboran.
- Tidak Berlubang (Padat): Harus dibor oleh pemasang. Menawarkan kekakuan struktural yang sedikit lebih tinggi dan dapat digunakan di mana rel bertindak sebagai busbar (meskipun ini jarang terjadi).
Aplikasi di Seluruh Industri
Rel DIN telah melampaui asal-usulnya untuk menjadi penting di hampir setiap sektor yang menggunakan listrik.
Otomasi Industri
Di pabrik manufaktur, rel DIN menampung “otak” operasi. PLC, modul I/O, dan catu daya dipasang pada rel dalam konfigurasi kepadatan tinggi. Modularitas memungkinkan penggantian komponen yang gagal dengan mudah tanpa mematikan seluruh panel untuk jangka waktu yang lama.
Energi Terbarukan
Penggabung surya dan kotak kontrol turbin angin bergantung pada rel DIN untuk memasang pemutus DC, dudukan sekering, dan perangkat pelindung lonjakan arus (SPD). Sifat kuat rel TS35x15 seringkali diperlukan di sini untuk menahan getaran pada turbin angin.
Sistem Manajemen Bangunan (BMS)
Bangunan pintar modern menggunakan rel DIN untuk memasang pengontrol pencahayaan, aktuator HVAC, dan meteran energi. Sifat ringkas dari pemasangan rel DIN memungkinkan sistem kompleks ini masuk ke dalam lemari listrik standar.
Telekomunikasi
Sementara rak 19 inci adalah standar untuk server, infrastruktur pendukung—unit distribusi daya (PDU), kotak sambungan serat, dan konverter media—sering kali menggunakan pemasangan rel DIN untuk fleksibilitas di dalam rak.

Panduan Instalasi: Langkah demi Langkah
Pemasangan yang tepat sangat penting untuk stabilitas mekanis dan keamanan sistem kelistrikan.
Alat yang Dibutuhkan
- Pemotong Rel DIN (atau gergaji besi/gerinda sudut dengan alat penghalus)
- Meteran
- Bor dan sekrup penyadap (untuk rel tidak berlubang atau pemasangan panel)
- Level air
- APD (sarung tangan, kacamata pengaman)
Langkah 1: Perencanaan dan Tata Letak
Tentukan tata letak komponen Anda. Kelompokkan perangkat secara logis (misalnya, input daya -> perlindungan -> kontrol -> output). Pastikan Anda menyisakan ruang yang cukup di antara baris untuk saluran kabel (trunking kabel).
Langkah 2: Mengukur dan Memotong
Ukur panjang yang dibutuhkan. Jika menggunakan gergaji, pastikan potongannya siku. Penting: Selalu hilangkan gerinda pada ujung yang dipotong. Tepi tajam dapat merusak isolasi kabel atau melukai teknisi.
Langkah 3: Memasang Rel
Kencangkan rel ke pelat belakang panel.
- Jarak: Untuk rel 35mm standar, sekrup pemasangan biasanya ditempatkan setiap 200mm hingga 250mm untuk mencegah lentur di bawah beban.
- Penyetelan: Gunakan waterpass untuk memastikan rel benar-benar horizontal.
Langkah 4: Pembumian
Jika rel DIN digunakan sebagai jalur pembumian (arde pelindung), pastikan kontak antara rel dan pelat belakang bersifat konduktif (hilangkan cat jika perlu) atau gunakan blok terminal pembumian khusus yang dijepitkan ke rel.
⚠️ PERINGATAN KESELAMATAN KRITIS: Rel DIN BUKAN busbar. Meskipun mereka dapat menyediakan jalur ke ground (PE – Protective Earth), mereka TIDAK dirancang untuk membawa arus beban (konduktor Netral atau Fasa) kecuali secara eksplisit ditentukan oleh pabrikan. Menggunakan rel DIN sebagai konduktor pembawa arus dapat mengakibatkan panas berlebih, bahaya kebakaran, dan sengatan listrik. Selalu konsultasikan spesifikasi pabrikan dan kode listrik setempat.
Langkah 5: Memasang Komponen
Jepitkan komponen ke rel.
- Atas ke Bawah: Kaitkan bibir atas komponen ke tepi atas rel, lalu dorong ke bawah dan ke dalam hingga klip bawah terpasang pada tempatnya.
- End Stops: Selalu pasang end clamps (end stops) di kedua ujung baris komponen. Ini mencegah perangkat bergeser ke samping, yang dapat melonggarkan sambungan kabel.

Untuk perbandingan metode ini dengan teknik yang lebih lama, lihat DIN Rail vs Pemasangan Tradisional.
Kriteria Seleksi dan Praktik Terbaik
Untuk memastikan instalasi yang tahan lama, pertimbangkan faktor-faktor ini:
1. Kapasitas Beban
Untuk komponen berat (transformator, penggerak besar), gunakan TS35x15 (kedalaman 15mm) rel atau G-rails. Rel standar 7.5mm dapat memuntir atau melengkung di bawah beban berat, yang berpotensi menyebabkan komponen terlepas.
2. Kondisi Lingkungan
- Kelembaban Tinggi/Luar Ruangan: Gunakan Baja Tahan Karat atau Aluminium.
- Getaran (misalnya, Kereta Api, Kelautan): Gunakan rel dalam (TS35x15) dan end stops tugas berat. Pastikan komponen diberi peringkat untuk getaran dan terkunci dengan aman.
3. Kompatibilitas Galvanik
Hindari mencampur logam yang berbeda yang dapat menyebabkan korosi galvanik. Misalnya, memasang rel aluminium langsung ke permukaan tembaga telanjang di lingkungan yang lembab dapat menyebabkan korosi.
Proses Pembuatan Rel DIN
Untuk lebih memahami presisi dan kualitas yang masuk ke dalam produksi rel DIN, tonton ikhtisar manufaktur terperinci ini dari VIOX.com:
Video ini menunjukkan alur kerja manufaktur lengkap—mulai dari pemilihan bahan mentah dan cold rolling hingga pelapisan seng dan inspeksi kualitas—menampilkan proses industri yang memastikan rel DIN memenuhi toleransi IEC 60715 yang ketat.
Keuntungan dari Sistem Rel DIN
Mengapa sistem ini mendominasi industri selama hampir satu abad?
- Modularitas & Fleksibilitas: Komponen dapat ditambahkan, dilepas, atau diatur ulang tanpa mengebor lubang baru di panel.
- Efisiensi Ruang: Komponen rel DIN dirancang agar ringkas dan dipasang secara vertikal, memaksimalkan penggunaan ruang panel.
- Mengurangi Biaya Tenaga Kerja: “Pemasangan ”Snap-on" secara signifikan lebih cepat daripada memasang perangkat individual dengan sekrup.
- Standardisasi: Satu jenis rel mendukung ribuan produk dari ratusan vendor.
- Organisasi Pengkabelan: Bekerja dengan mulus dengan sistem trunking kabel untuk pengkabelan yang bersih dan mudah dilacak.
Untuk lebih lanjut tentang manfaatnya, baca 5 Alasan Utama Mengapa DIN Rail Sangat Penting dalam Instalasi Listrik Modern.
PERTANYAAN YANG SERING DIAJUKAN
Bisakah saya memotong rel DIN menjadi panjang berapa pun?
Ya, rel DIN biasanya dijual dalam panjang 1 meter atau 2 meter dan dapat dipotong sesuai ukuran. Disarankan untuk menggunakan pemotong rel DIN khusus untuk hasil potongan yang bersih dan bebas geram, tetapi gergaji besi atau gerinda sudut dapat digunakan jika tepinya dihaluskan setelahnya.
Apakah rel DIN mengalirkan arus?
Umumnya, tidak. Rel ini untuk dukungan mekanis. Namun, ia dapat menghantarkan arus gangguan jika digunakan sebagai busbar pembumian (PE). Jangan pernah menggunakan rel sebagai konduktor netral atau fasa kecuali menggunakan sistem busbar khusus yang dirancang untuk tujuan itu.
Warning Peringatan Keamanan: Rel DIN TIDAK dirancang untuk membawa arus beban. Menggunakannya sebagai konduktor pembawa arus (Netral/Fasa) dapat menyebabkan panas berlebih, bahaya kebakaran, dan sengatan listrik. Hanya gunakan rel DIN untuk pembumian (PE) atau dukungan mekanis kecuali pabrikan secara eksplisit menentukan kemampuan membawa arus.
Berapa batas berat maksimum rel DIN?
Tidak ada “batas berat” tunggal karena tergantung pada jarak sekrup pemasangan dan profil rel. Rel TS35x7.5 standar yang dipasang setiap 200mm biasanya dapat mendukung komponen kontrol dengan mudah. Untuk beban yang melebihi 5kg per perangkat atau area dengan getaran tinggi, tingkatkan ke rel TS35x15 dan kurangi jarak sekrup pemasangan.
Mengapa beberapa rel DIN memiliki slot?
Rel slot (berlubang) memiliki lubang yang sudah dipotong sebelumnya untuk mempermudah pemasangan (tidak memerlukan pengeboran). Rel solid (tidak berlubang) lebih kuat dan lebih disukai untuk beban berat atau di mana rel digunakan untuk kontinuitas pembumian.
Apa perbedaan antara rel DIN dan Unistrut?
Rel DIN adalah untuk memasang komponen listrik kecil (pemutus arus, relai). Unistrut (saluran strut) adalah sistem struktural yang jauh lebih besar yang digunakan untuk menyokong saluran, pipa, dan rangka peralatan berat.
Kesimpulan
Rel DIN adalah bukti kekuatan standardisasi. Dari awal yang sederhana di Jerman tahun 1920-an hingga statusnya sebagai IEC 60715 standar global, ia telah merampingkan industri kelistrikan, membuat panel kontrol lebih aman, lebih terorganisir, dan lebih mudah dirawat.
Apakah Anda sedang merancang kotak sambungan sederhana atau sistem otomasi industri yang kompleks, memahami nuansa jenis rel—dari standar TS35 hingga tugas berat G-rail—sangat penting. Dengan memilih bahan dan profil yang tepat untuk aplikasi Anda, Anda memastikan fondasi yang kuat untuk infrastruktur listrik Anda.
Untuk wawasan lebih lanjut tentang harga dan pengadaan, lihat analisis kami tentang Faktor Kunci yang Mempengaruhi Harga Rel DIN.
